Ledakan Turis Tiongkok Pacu Pertumbuhan Kasino Non-Lokal di Korea Selatan
Peningkatan Wisatawan dan Implikasinya bagi Kasino Asing
Tahun ini, kasino non-lokal di Korea Selatan menorehkan kinerja impresif seiring melonjaknya kunjungan wisatawan mancanegara. Wisatawan asal Tiongkok yang mulai ramai kembali terutama pada semester kedua tahun ini menjadi salah satu kontributor signifikan. Berdasarkan laporan terbaru dari Shinhan Securities, arus wisatawan yang meningkat ini berdampak positif pada kinerja kasino, yang kini sangat bergantung pada kedatangan turis internasional.
Kunjungan Turis Menunjang Optimisme Ekonomi
Tidak serupa dengan sektor lain yang lebih bergantung pada konsumsi domestik, operasional kasino di Korea Selatan sangat dipengaruhi oleh wisatawan asing. Shinhan menyebutkan pertumbuhan signifikan dari turis Tiongkok sebagai faktor utama sepanjang sisa tahun ini. Ji In-hae, seorang analis di Shinhan, menyoroti bahwa data kedatangan wisatawan, belanja asing, dan pendapatan dari kasino non-lokal semakin mengukuhkan pandangan optimis di pasar terhadap ledakan wisatawan ini. Prospek positif ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dari kasino secara menyeluruh, meskipun laju pemulihan akan bervariasi bergantung pada lokasi dan segmentasi pelanggan.
Peranan Kunjungan Grup dari Tiongkok
Industri ini semakin diuntungkan dengan kebijakan bebas visa sementara untuk kelompok wisatawan Tiongkok yang diperkenalkan pada bulan September, bertujuan untuk menghidupkan pariwisata dan ekonomi lokal. Program ini mendukung sektor kasino dengan mempermudah akses bagi turis Tiongkok. Pihak Shinhan menegaskan bahwa posisi kasino non-lokal terhadap pasar Tiongkok tetap sangat relevan.
Busan Berpotensi Sebagai Pusat Keuntungan
Menurut Ji, Busan dapat menjadi penerima manfaat utama dari kebijakan bebas visa ini, dengan peluang besar bagi operator di kota tersebut untuk menuai keuntungan signifikan jika tren ini berlanjut. Komentar dari para broker menunjukkan bahwa kunjungan grup dari Tiongkok menjadi elemen vital bagi pengelola kasino. Kembalinya turis ini sangat penting bagi properti yang ingin memperkuat performanya di paruh kedua tahun ini.
Operator yang Berpotensi Tumbuh Signifikan
Paradise Group diidentifikasi sebagai salah satu yang diuntungkan dari pelonggaran aturan untuk turis Tiongkok. Mengelola Paradise City di Incheon dan kasino non-lokal di Busan, perusahaan ini berada dalam posisi yang strategis untuk memetik manfaat dari kembalinya wisatawan Tiongkok. Jeju Dream Tower Integrated Resort milik Lotte Tour Development juga diperkirakan akan mengalami kenaikan performa seiring dengan pulihnya penerbangan internasional, meningkatnya jumlah pengunjung kasino, dan membaiknya tingkat hunian hotel.
Kombinasi tren ini mendukung properti tersebut dengan peningkatan pariwisata. Grand Korea Leisure, operator kasino non-lokal di Seoul dan Busan, juga diperkirakan akan diuntungkan dari tren ini. Menurut Shinhan, perusahaan ini siap meraih keuntungan dari pengunjung VIP Tiongkok maupun wisatawan asing secara umum, seiring meningkatnya permintaan masuk dari kota-kota gerbang utama negara. Pemulihan tidak akan seragam di seluruh operator. Tingkat pemulihan akan bervariasi tergantung lokasi dan tipe pelanggan masing-masing. Operator di daerah dengan akses yang lebih baik dan volume turis lebih tinggi seperti Busan dan Seoul kemungkinan menikmati peningkatan lebih besar.
Kesimpulan
Kembalinya wisatawan Tiongkok berdampak positif besar pada industri kasino non-lokal di Korea Selatan. Kebijakan bebas visa dan pemulihan pariwisata menstimulasi pertumbuhan, sementara operator seperti Paradise Group dan Grand Korea Leisure menikmati manfaat dari posisi strategis dan potensi ekspansi. Dengan situasi ini, kinerja industri kasino diharapkan meningkat, meski dengan laju pemulihan yang beragam bergantung lokasi dan segmentasi pelanggan.